Berita

Poster dukungan untuk Benjamin Netanyahu/CNN

Dunia

Meski Hampir Pasti Menang Pemilu, Benjamin Netanyahu Belum Cukup Kantongi Suara Mayoritas

RABU, 04 MARET 2020 | 01:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hampir pasti dinyatakan unggul dalam pemilihan nasional Israel (Selasa, 3/3). Hal itu dinyatakan oleh proyeksi yang dibuat oleh tiga stasiun televisi utama negara itu ketika 90 persen suara telah dihitung.

Pasca meningkatnya kemungkinan kemenangannya dalam pemilu tersebut, Netanyahu segera bertemu dengan para pemimpin partai-partai kanan-agama demi mencari dukungan.

Dia pulang dengan mengantongi janji baru dari partai-partai tersebut untuk bergabung dengannya dalam sebuah koalisi.


Namun dikabarkan CNN, harapan Netanyahu dan Partai Likud-nya akan jalan langsung menuju pembentukan mayoritas pemerintahan di parlemen tampaknya akan pupus. Pasalnya, dengan ketiga stasiun televisi Israel itu meramalkan "blok" partai-partai yang dimenangkannya hanya memenangkan 59 kursi, atau dua kursi lebih rendah dari mayoritas keseluruhan.

Sementara itu, Netanyahu sendiri dengan sangat percaya diri telah mengklaim kemenangan dalam pemungutan suara atas penantang utamanya, mantan kepala angkatan bersenjata Benny Gantz dari partai Biru dan Putih.

Di hadapan para pendukungnya di markas pemilihan Partai Likud di Tel Aviv, Netanyahu menyatakan bahwa dia telah menahan lawan yang mencoba untuk menggesernya.

"Orang-orang mengatakan era Netanyahu telah berakhir," katanya.

Namun pemilih masih mempercayainya.

"Karena kami membawa mereka dekade terbaik dalam sejarah Israel," klaim Netanyahu.

Untuk diketahui bahwa ini adalah pemilu ketiga yang digelar Israel sejak setahun terakhir. Pemilihan sebelumnya yang digelar pada April dan September tahun lalu gagal memunculkan pemenang dengan suara mayoritas untuk membentuk pemerintahan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya