Berita

Warga Korea selatan mengenakan masker di tempat umum demi menghindari penularan virus corona/Net

Dunia

Virus Corona Bikin Korsel Merana, Gereja Tutup, Ibadah Digelar Secara Online

MINGGU, 01 MARET 2020 | 23:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Virus corona yang semakin menyebar di Korea Selatan membuat ratusan gereja di negara tersebut menutup pintu untuk para jemaatnya yang hendak melakukan ibadah.

Tidak mengherankan, pasalnya, virus yang juga dikenal dengan nama Covid-19 ini telah menginfeksi lebih dari 3.700 orang di negeri ginseng. Jumlah itu membuat Korea Selatan menjadi negara dengan jumlah kasus infeksi virus corona di luar China.

Demi meredam penularan lebih lanjut, otoritas Korea Selatan berupaya mengendalikan pertemuan publik, termasuk dengan menutup pintu gereja.


Di ibukota Korea Selatan, Seoul, ratusan ribu jemaat di Gereja Yoido Full Gospel tidak bisa menjalankan misa seperti biasa akhir pekan ini (Minggu, 1/3) karena pintu gereja ditutup. Sebagai gantinya, ibadah dilakukan secara online.
"Saya telah mendengar tidak akan ada layanan, tetapi hanya datang untuk memeriksa karena saya tinggal di dekatnya, tapi ya, itu sangat kosong," kata Song Young-koo, ketika dia meninggalkan gereja terbesar di Korea Selatan itu

"Ini adalah keputusan yang bijaksana untuk melakukannya (ibadah) secara online, karena virus akan dengan mudah menyebar di pertemuan-pertemuan massal dan gereja tidak terkecuali," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Bukan hanya itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah 236 tahun, gereja Katolik Korea Selatan memutuskan untuk menghentikan massa di lebih dari 1.700 lokasi di seluruh negeri.

Bukan hanya gereja, kuil-kuil Buddha juga membatalkan acara secara massal demi menghindari penularan virus mematikan tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya