Berita

Rico Marbun memaparkan hasil survei/RMOL

Politik

Prabowo dan Anies Paling Populer, Median: Ini Semacam Pertarungan Capres Lawan Kepala Daerah

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

RMOL.  Media Survei Nasional (Median) tempatkan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan sebagai tokoh tingkat popularitas dan elektabilitas teratas.

Hal itu sebagaimana hasil survei Median yang dilakukan selama 14 hari di bulan Februari 2020 ini bertujuan untuk mengukur popularitas calon presiden 2024.

Direktur Eksekutif Media Rico Marbun mengatakan, perolehan angka survei popularitas Prabowo Subianto berada diurutan pertama sebesar 93,6 persen. Sementara, mantan Cawapresnya Sandiaga Uno berada diurutan kedua sebesar 83,6 persen.


Kemudian, Anies Baswedan menyusul diurutan tiga dengan perolehan angka 78,6 persen.

"Ini semacam pertarungan antara capres-cawapres melawan kepala daerah," ucap Rico Marbun dalam jumpa pers hasil survei Median, di Upnormal Coffee Roasters Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/2).

Selain itu, Rico Marbun juga melihat 7 nama lainnya yang masuk 10 besar teratas masih didominasi oleh sejumlah kepala daerah.

MDiantara 7 nama itu adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang menempati urutan ke-7 dengan perolehan angka 51,6 persen. Selain itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menempati urutan ke-8 dengan tingkat popularitas 47,2 persen.

"Jadi, dari 10 besar (tingkat popularitas) polanya begitu," ujar Rico Marbun.

Survei yang dilakukan Median menggunakan metode wawancara langsung dengan 1.200 responden. Pemilihan sampel survei ini dilakukan secara random, dengan tekhnik multistage random sampling dan proporsional atas populasi di 34 Provinsi dan gender.

Adapun margin of errir dati survei ini sebesar plus minus 2,8 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya