Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Anies Perkasa Di Survei, Pengamat: Masyarakat Sudah Cerdas Dan Tak Bisa Dibluffing

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 03:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menjadi sosok paling potensial mengisi kursi RI satu sesuai dengan hasil survei Indobarometer, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tinggal memberi bukti melalui kinerja menyelesaikan beragam masalah Ibukota.

Menurut Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, Anies tinggal membenahi kota Jakarta sampai sisa periodenya pada 2022 mendatang.

"Kalau berhasil, akan mudah merebut kursi presiden RI. Mengapa? Karena Anies akan punya rekam jejak kepmimpinan yang baik," kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (23/2).


Saat ini, khususnya masyarakat Ibukota sudah cerdas. Publik, kata Ali Rifan, hanya perlu melihat hasil kerja gubernur tanpa harus melihat karakteristik gaya kepemimpinannya.

"Masyarakat saat ini sudah cerdas, ndak bisa di-bluffing, setiap pemimpin sukses kan harus ada indikator, karena indikator itu enggak bisa dibantah," tegasnya.

"Di Jakarta,kalau bisa menunjukkan secara statistik (keberhasilan), itu jadi cerminan keberhasilan Anies," tandasnya.

Anies Baswedan unggul dibanding kepala daerah lain dalam survei Indo Barometer dengan persentasen 31,7 persen. Posisi kedua ditempati Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan 11,8 persen. Ketiga ada Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dengan 9,9 persen.

Selanjutnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan 8,2 persen. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 5,6 persen, dan Nurdin Abdullah 0,8 persen.

Survei tersebut dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia yang meliputi 34 provinsi. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1200 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya