Berita

Gubernur Anies Baswedan/Net

Politik

Anies Bisa Dengan Mudah Duduki RI Satu Asal Jakarta Beres

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 01:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hasil riset yang menempatkan Anies Baswedan sebagai sosok yang paling potensial di antara kepala daerah lain untuk menjadi Presiden RI masa depan diamini oleh Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rifan.

Menurut Ali Rifan, kans Anies sebagai RI satu tak bisa lepas dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Namanya Jakarta kan etalase Indonesia. Kalau enggak DKI, enggak terlalu potensial saya kira," kata Ali Rifan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (23/2).


Namun demikian, Anies juga perlu benar-benar bekerja jika memang berhasrat menduduki takhta RI satu. Salah satu bentuk nyata yang harus dilakukan adalah pembenahan Jakarta.

"Anies harus serius benerin Jakarta, membenahi Jakarta adalah kampanye strategis secara statistik akan menjemput simpati publik. Kalau berhasil, ini akan mudah merebut kursi presiden RI," sambungnya.

"Jika Anies ingin leading di Pilpres 20204, pilihannya harus menyusksekan kepemimpinnan di Jakarta," tandasnya.

Dalam survei yang dirilis Indo Barometer, Anies menempati posisi teratas dibanding beberapa kepala daerah aktif lain. Anies unggul dengan persentasen 31,7 persen. Posisi kedua ditempati Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan 11,8 persen.

Kemudian posisi selanjutnya ditempati Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dengan 9,9 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 8,2. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 5,6 persen, dan Nurdin Abdullah 0,8 persen.

Survei tersebut dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia yang meliputi 34 provinsi. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1200 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya