Berita

Ketua DPD PDIP Lampungn Sudin/RMOLLampung

Politik

Balonkada Bawa ‘Amunisi’ Berpeluang Lebih Besar Dicalonkan PDIP

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 03:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Semua bakal calon kepala daerah (Balonkada) punya peluang sama untuk mengantongi restu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sebagai jagoan PDIP pada Pilkada September 2020.

Namun, balonkada yang punya ‘amunisi’ punya peluang lebih besar untuk dicalonkan PDIP. Amunisi yang dimaksud adalah rekomendasi koalisi dengan partai lain.

“Tapi jangan hanya ngomong sudah koalisi, mana suratnya (rekomendasi koalisi). Yang kita butuhkan suratnya. Jangan nanti ketua umum keluarkan rekom tapi ternyata tidak cukup kursi,” tegas Ketua DPD PDIP Lampung Sudin di Sekretariat DPD PDIP Lampung, Sabtu (22/2).


Sudin mengatakan, PDIP masih memberikan kesempatan kepada para balonkada untuk melakukan konsolidasi agar nantinya bisa memahami hal-hal apa saja yang menjadi hak dan kewajiban.

“Kewajiban misalnya jika nanti sudah jadi kepala daerah harus ikuti garis yang ditetapkan partai, seperti menjaga lingkungan, jaga kebersihan. Jangan sudah jadi kepala daerah nggak menjaga yang sudah ditetapkan partai,” jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

DPP PDIP sendiri lanjut Sudin, akan mengumumkan hasil rekomendasi calon yang diusung Maret Mendatang.

“Ditargetkan rekomendasi selesai Maret. Nanti pengumuman dilakukan di DPP dan akan memanggil calon, ketua DPC dan ketua DPD,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa rekomendasi diputuskan langsung oleh DPP PDIP.

“Yang memutuskan DPP, kami DPD hanya mengirimkan pemetaaan setiap wilayah maupun hasil survei. Kita laporkan semua secara tertulis ke DPP,” demikian Sudin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya