Berita

Presiden Jokowi minta waktu kepada rakyat Aceh/Net

Politik

Soal Perjanjian Helsinki, Jokowi Minta Diberi Waktu

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 02:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Saat memberikan sambutan di acara Kenduri Kebangsaan di Bireun, Aceh, Sabtu (22/2), Presiden Joko Widodo berupaya menjawab keinginan rakyat Aceh terhadap penuntasan dari Perjanjian Helsinki.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengaku telah bertemu dengan Gubernur Aceh kala itu, Irwandi Yusuf dan Yang Mulia Wali Nangroe Aceh Darussalam Malik Mahmud Al Haytar. Pun dengan Muzakir Manaf yang merupakan perwakilan dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan tokoh agama guna membahas perjanjian RI dan GAM tersebut.

“Saya sudah bertemu dengan gubernur, saya sudah bertemu dengan Wali Nangroe dua atau tiga minggu yang lalu. Saya sudah bertemu dengan Pak Mualim, Pak Muzakir, saya ketemu, dan tokoh-tokoh agama yang lainnya yang tidak saya sebut tidak bisa saya sebut satu per satu,” ujar Jokowi di lokasi.


Pihaknya meminta waktu kepada masyarakat Aceh dalam pembahasan Perjanjian Helsinki tersebut yang telah telah ditandatangani antara pihak GAM dan RI di Finlandia pada 15 Agustus 2005 silam.

Dia berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut dan memberikan jawaban kepada masyarakat Aceh dalam waktu dekat.

“Ada problem ini pak, ada masalah ini pak, ada persoalan ini, tapi beri waktu saya untuk menjawab, karena apapun ini akan didiskusikan dalam rapat-rapat terbatas yang selalu kita lakukan setiap minggu, sehingga jawabannya akan kita berikan. banyak yang sudah disampaikan kepada saya, saya tahu,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya