Berita

Jokowi dijadwalkan untuk kembali bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi/Net

Politik

Bahas Investasi Di Aceh, Jokowi Bakal Kembali Temui Putra Mahkota Abu Dhabi Bulan Depan

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 00:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

RMOl. Presiden Joko Widodo bersama Pemerintah Aceh berencana menemui Putra Mahkota Uni Emirat Arab Syeikh Muhammad Bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi, pada Maret mendatang.

Pernyataan tersebut terlontar dari Joko Widodo saat memberikan sambutan di acara Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Bangsa, Bireueun, Aceh, Sabtu (22/2).

Tujuan menemui Putra Mahkota Abu Dhabi itu, adalah membahas pembangunan properti dan pariwisata yang ada di Aceh.


“Sebab itu, saya perintahkan menteri untuk siapkan tim untuk berangkat bersama-sama di awal bulan Maret bersama Gubernur (Aceh) dan timnya untuk bertemu langsung Syeikh Muhammad bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi,” ucap Jokowi di lokasi.

Menurut Jokowi, Syeikh Muhammad Bin Zayed Al Nahyan pernah menyampaikan keinginannya secara langsung mengenai arus modal ke Provinsi Aceh. Untuk itu, Jokowi meminta Pemerintah Provinsi Aceh agar menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menarik kedatangan investasi tersebut.

“Meyakinkan orang itu tidak mudah. Saya sampaikan ke Pak Gubernur, ada soal ini, ini, dan ini yang ditanyakan ke saya. Saya tidak bisa menjawab secara detail. Jadi tolong diberikan back up data kemudian back up penyampaian yang baik, persentasi yang baik, sehingga mereka yakin betul,” ujarnya.

“Karena beliau ini adalah masuk orang yang memiliki kekayaan tidak bisa dihitung, sekitar 1,4 triliun dolar AS. Coba dihitung sendiri kekayaannya berapa (dalam rupiah),” tandasnya.

Rencana ini bakal jadi pertemuan kedua antara Jokowi dengan Putra Mahkota Abu Dhabi pada tahun ini. Sebelumnya, Jokowi juga sudah bertemu Muhammad bin Zayed di Abu Dhabi pada 12 Januari 2020 silam.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya