Berita

Surya Paloh/Net

Politik

Surya Paloh Minta Jokowi Lakukan Asistensi Khusus Wilayah Otsus Aceh

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 17:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dewan Pembina Yayasan Sukma Bangsa Surya Paloh meminta pemerintah pusat melakukan asistensi khusus terhadap Provinsi Aceh, terutama dalam pengelolaan dana otonomi khusus.

Pernyataan tersebut terlontar oleh Surya Paloh saat memberikan sambutan di acara Kenduri Kebangsaan di Yayasan Sukma Bangsa, Bireun, Aceh, Sabtu (22/2).

“Tapi Bapak Presiden, apa yang terasa di daerah ini memerlukan asistensi khusus dari pusat, asistensi secara khusus. Daerah ini memerlukan supervisi secara khusus walaupun telah mendapatkan kekhususan sebagai daerah otonomi khusus,” ujar Surya Paloh.


Pasalnya, Aceh merupakan provinsi yang menaruh kontribusi untuk bangsa Indonesia. Surya menyebut Aceh memberikan sumbangsih besar dalam hal sumber daya alam dan juga sumber daya manusia.

“Dan itu sayang 1000 kali sayang kalau apa yag sudah ditanamkan, human investment, historical investment, berpikir untuk strategi jangka pendek," katanya.
 
"Untuk itulah saya tetap mengatakan komitmen kepada diri saya, sekecil apapun tapi harus ada konsistensi tetap untuk memberikan arti keberadaan saya sebagai anak Aceh membangun wilayah Aceh,” dia menambahkan.

Politisi asal Aceh tersebut mengatakan otonomi khusus di Aceh telah berjalan 16 tahun sejak tahun 2008 silam dan tujuh tahun lagi akan selesai di 2027. Surya meminta agar Aceh tidak bergantung pada dana otsus.

“Ketergantungab terhadap otsus terlalu besar bagi berjalannya roda pembangunan di wilayah Aceh dan itu artinya tudak sehat. Tidak sehat bahkan berbahaya,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya