Berita

Penghentian 36 perkara oleh KPK dipertanyakan DPR RI/RMOL

Politik

Pertanyakan Latar Belakang KPK Hentikan 36 Kasus, Komisi III DPR: Kami Ingin Transparan

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 15:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk menjelaskan latar belakang penghentian penyidikan 36 yang tengah ditangani. Hal itu berkenaan dengan asas transparansi yang mesti dijunjung tinggi oleh aparat penegak hukum.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Habiburrokhman, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2).

"Kita ingin semua transparan ya. Alasannya apa, latar belakangnya seperti apa, itu saja," ujar Habiburokhman.


Ketua DPP Partai Gerindra ini juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak berasumsi macam-macam. Sebab, jika diyakini ada kejanggalan di balik penghentian 36 kasus di KPK, masyarakat bisa menempuh jalur hukum.

"Jadi ya kita serahkan juga ke masyarakat. Kalau masyarakat merasa ada kejanggalan dalam penghentian penyelidikan ini, kan ada prosedur praperadilan. Masyarakat bisa menggunakan haknya tersebut," terang Habiburokhman.

Lebih lanjut, Habiburrokhman menegaskan bahwa pimpinan lembaga antirasuah itu mesti menjelaskan kepada publik soal penghentian 36 kasus tersebut, agar tidak ada asumsi liar di tengah masyarakat.

"Ya, ya, betul (KPK harus jelaskan)," tandasnya. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya