Berita

Calon pendamping Anies/RMOL

Nusantara

Pengamat: DPRD DKI Harus Bersikap Ksatria Pilih Pendamping Anies

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 21:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah menyesalkan keputusan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta yang menginginkan pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta sisa periode 2017-2022 dilakukan dengan voting tertutup.

Amir mengatakan, saat acara silaturahmi dengan wartawan pada Selasa (21/1), Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Shakir Purnomo justru mendorong pemilihan wagub DKI Jakarta dilakukan melalui mekanisme voting terbuka sebagai bentuk transparansi.

"Politisi dan aktivis di luar DPRD mempertanyakan kenapa hari ini PKS lebih mengusulkan voting tertutup," kata Amir di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (18/2).


Amir berharap, dalam Rapat Paripurna, Rabu (19/2) besok, PKS bisa kembali ke sikap awal untuk melaksanakan voting terbuka.

"Kita ingin Legislator di DKI Jakarta memperlihatkan sikap kesatrianya dalam menentukan kandidat yang akan dipilih sebagai wagub DKI pendamping Pak Anies," terang Amir.

Disisi lain, Amir mengaku bersyukur, pasca pertemuan dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, tahapan menuju pemilihan wagub DKI Jakarta betul-betul bisa terealisasi sesuai dengan janjinya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Pak Pras atas komitmen beliau. Saya bangga setelah berkomunikasi dengan beliau ada progres menggembirakan terkait Pilwagub DKI Jakarta," ungkap Amir

Ia memprediksi, apabila seluruh tahapan berjalan dengan lancar dapat dipastikan awal April mendatang wagub DKI Jakarta terpilih sudah bisa bekerja.

"Salah satu pekerjaan pertama ya tentu membantu Pak Gubernur untuk menyusun pertanggungjawaban APBD Tahun 2019," pungkas Amir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya