Berita

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PKB, Sukamto/Istimewa

Politik

PKB Minta Aparat Desa Proaktif Jalankan Program Sertifikasi Tanah Gratis

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 | 20:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Sukamto mengajak seluruh aparat desa untuk lebih proaktif untuk menyikapi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sukamto menjelaskan, dari hasil kunjungan kerjanya Jumat lalu (14/2) ke Nusa Tenggara Barat, ada beberapa temuan masalah pertanahan yang terjadi.

Sukamto menduga persoalan tanah yang dia temukan tidak hanya terjadi di NTB tetapi di seluruh Indonesia.


"Masalahnya ada duplikasi sertifikat, persinggungan antara kawasan hutan lindung dan kawasan industri, kawasan permukiman warga yang bersinggungan dengan kawasan lingkungan perusahaan. Ini perlu ada perapian," ujar Sukamto kepawa wartawan di Jakarta, Minggu (16/2).

Kata legislator Daerah Pemilihan Yogyakarta in, jika program PTSL fungsinya diperluas, maka akan mampu mengurangi konflik horizontal yang didasari oleh sengketa pertanahan.

"Aparat desa harus lebih proaktif untuk kepentingan warganya, terutama yang membutuhkan bantuan terkait sertifikasi tanah," tandasnya.

Diketahui, PTSL merupakan proses pendaftaran tanah yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah negara kesatuan republik Indonesia.

Secara prosedur PTSL, ada tiga syarat yang harus dipenuhi oleh peserta, di antaranya K1 yaitu lahan tidak ada masalah sudah masuk dalam program PTSL, K2 masih dalam sangketa harus diselesaikan dan K3 tidak memenuhi subjek seperti adanya permasalahan hukum.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya