Berita

Polri ikut dilaporkan Jaringan Peduli Pemberantasan TPPO ke Ombudsman/RMOL

Politik

Sarankan Masyarakat Ikuti Jejak Andre Rosiade, Polri Dilaporkan Ke Ombudsman

JUMAT, 14 FEBRUARI 2020 | 14:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jaringan Peduli Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menyesalkan pernyataan Polri yang menyarankan masyarakat untuk mengikuti jejak politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade, yang menggerebek kasus prostitusi.

Pendamping Jaringan Peduli Pemberantasan TPPO, Dinna Wisnu mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan pernyataan yang disampaikan Polri melalui Kabiro Penmas, Brigjen Argo Yuwono, tersebut.

"Ini menandakan lemahnya pemahaman tentang penegakkan hukum UU 21/2007 tentang TPPO dan kepatuhan pada institusi Kepolisian dalam menegakkan Perka 6/2019 tentang penyidikan tindak pidana," ucap Dinna Wisnu kepada wartawan usai berdialog dengan Ombudsman di Gedung Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Jumat (14/2).


Sehingga, lanjut Dinna, Jaringan Peduli Pemberantasan TPPO mendesak Ombudsman untuk segera melakukan monitoring dan evaluasi menyeluruh untuk menemukan maladministrasi dalam kinerja Kepolisian.

"Kami mendesak Ombudsman agar segera melakukan monitoring dan evaluasi sistematis dan menyeluruh untuk menemukan maladministrasi atas kinerja segenap pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas TPPO. Demi melakukan penanganan kekejian TPPO secara radikal, menyeluruh, dan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Terutama kinerja Kepolisian atas kasus NN di Sumatera Barat," tegasnya.

Dalam dialog dengan Ombudsman, Jaringan Peduli Pemberantasan TPPO juga mengadukan Andre Rosiade yang dianggap tak paham aturan TPPO dengan melakukan penggerebekan terhadap kasus prostitusi beberapa waktu lalu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya