Berita

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe/Net

Dunia

Siapkan Dana Darurat 136 Juta Dolar AS, Ini Cara Jepang Perangi Virus Corona

JUMAT, 14 FEBRUARI 2020 | 10:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang tidak main-main dalam memerangi virus corona atau yang memiliki nama resmi Covid-19 itu.

Pemerintah Jepang meluncurkan paket rencana darurat senilai 136 juta dolar AS untuk melawan virus yang penyebaranya berpusat di kota Wuhan, China.

Rencana darurat itu disetujui pada hari Kamis (13/2) pada pertemuan satuan tugas yang dihadiri oleh Perdana Menteri Shinzo Abe dan kabinetnya.
Dana tersebut di akan digunakan untuk pengembangan vaksin dan perawatan untuk penyakit yang disebabkan oleh virus. Beberapa caranya adalah dengan memperkuat sistem di National Institute of Infectious Diseases untuk meningkatkan kapasitasnya untuk menguji sampel. Hal ini juga akan mendukung pengembangan perawatan untuk kasus-kasus serius.

Dana tersebut di akan digunakan untuk pengembangan vaksin dan perawatan untuk penyakit yang disebabkan oleh virus. Beberapa caranya adalah dengan memperkuat sistem di National Institute of Infectious Diseases untuk meningkatkan kapasitasnya untuk menguji sampel. Hal ini juga akan mendukung pengembangan perawatan untuk kasus-kasus serius.

Selain itu juga, seperti dikabarkan NHK, pemerintah Jepang akan memberikan dukungan keuangan yang penting kepada prefektur untuk membangun layanan rawat jalan bagi orang-orang yang dicurigai terinfeksi.

Kemudian, pemerintah Jepang akan menggandeng sektor swasta untuk mengembangkan alat tes dasar, obat anti-virus dan vaksin sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan metode pencegahan, diagnosis, dan pengobatan.

Rencana darurat tersebut juga termasuk dukungan ekonomi untuk bisnis kecil, seperti perusahaan pariwisata, yang untuk sementara menderita kejatuhan bisnis.

Sedangkan, sekitar 4,5 miliar dolar AS akan disisihkan oleh Japan Finance Corporation milik pemerintah dan entitas lain untuk pinjaman darurat dan jaminan pinjaman.

Langkah ini diambil setelah sebelumnya Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan bahwa seorang wanita berusia 80-an yang tinggal di prefektur Kanagawa, tepat di sebelah barat Tokyo, meninggal dunia meninggal.

Dia dipindahkan antar rumah sakit karena kondisinya semakin memburuk. Setelah kematiannya, baru diketahui bahwa dia terinfeksi oleh virus corona.
Selain itu, seorang pengemudi taksi di Tokyo, yang media Jepang katakan adalah menantu dari perempuan itu, dan juga seorang lelaki berusia 20an di sebelah timur Tokyo serta seorang dokter di Wakayama juga dipastikan terinfeksi oleh virus tersebut.

"Kami akan tetap berhubungan dengan pemerintah setempat dan memperluas prosedur pengujian dan perawatan pasien untuk mencegah penyebaran penyakit," kata Perdana Menteri Shinzo Abe pada Jumat (14/2), seperti dikabarkan Reuters.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya