Berita

Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud MD Pastikan Konflik Lahan Gereja Di Kepri Sudah Selesai

KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 | 17:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembangunan Gereja Paroki Santo Joseph di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau menuai konflik antar warga. Sebab, salah satu ormas menolak perluasan rumah ibadah umat kristiani tersebut.

Persoalan ini awalnya ditengarai aksi demo dari sekelompok warga yang mengatasnamakan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) pada 6 Februari silam.

Saat itu, pendemo meminta Pemerintah Kabupaten Karimun untuk merelokasi Gereja Paroki Santo Joseph dan mengubah fungsi bangunan gereja yang sudah berdiri itu sebagai cagar budaya.


Permintaan itu disampaikan ke pemerintah daerah tersebut lantaran pembangunan bangunan baru gereja dianggap pendemo tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Padahal secara administratif, pembangunan gereja Katolik itu telah tercatat mengantongi IMB, yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten Karimun tertanggal 2 Oktober 2019.

Persoalan ini pun menjadi perhatian khusus Persatuan Gereja Indonesia (PGI). Buktinya, hari ini mereka melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD mengatakan bahwa konflik yang terjadi susah bisa diselesaikan oleh Kementerian Agama dan pemerintah setempat.

"Sudah enggak ada apa-apa, sudah selesai di sana. Jadi itu sudah terjadi kesepakatan antara semua pihak, gereja, pihak Bupati, pihak forum umat Islam, dan seterusnya," ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini saat ditemui di Kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (13/2).

Lebih lanjut, Mahfud MD juga menyatakan bahwa pembangunan bangunan baru Gereja Paroki Santo Joseph untuk sementara dihentikan. Hal itu dilakukan guna meminimalisir perpecahan atau konflik antar warga.

Penghentian pembangunan, disebutkan Mahfud MD, dilakukan hingga proses hukum yang sedang berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjung Pinang selesai, atau telah berkekuatan hukum tetap.

"Kantor menteri agama tanggal 12 (Februari) sudah datang, dan mereka udah bersepakat untuk menjaga kondusifitas daerah sambil menunggu keputusan peradilan tata usaha negara," ungkap Mahfud MD.

"Karena di situ semuanya sepakat kembali ke hukum, dan hukum itu peradilan," tambahnya. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya