Berita

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yaqut C Qoumas (Kiri)/RMOL

Politik

PKB: Ucapan Mahfud Menolak ISIS Bersayap

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 18:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ada kesan bersayap dalam narasi pembatalan pemulangan ratusan kombatan Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) yang disampaikan pemerintah, dalam hal ini Menko Polhukam, Mahfud MD.

"Pemerintah mengatakan menolak memulangkan ISIS, ini kalimat bersayap," kata Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yaqut C Qoumas dalam sebuah diskusi bertajuk 'Kombatan ISIS Tidak Dipulangkan, What's Next?', di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/2).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini menjelaskan dua kemungkinan yang tak dijelaskan pemerintah.


Pertama, pemerintah tidak menjelaskan kemungkinan adanya keterlibatan kelompok-kelompok terorisme yang membantu pemulangan ratusan kombatan ISIS ke Indonesia. Yang kedua, Gus Yaqut melihat adanya potensi kepulangan secara individu yang dilakukan oleh para kombatan ISIS.

"Dan tidak mungkin kelompok-kelompok ini pula yang berusaha memulangkan mereka akan membuat onar di sini (di Indonesia). Ini tidak dijelaskan oleh Menko Polhukam dalam statementnya kemarin," ujar Gus Yaqut.

Oleh karena itu, pihaknya akan bersikap dengan meminta klarifikasi dan bertemu Menko Polhukam, Mahfud MD untuk memperjelas statementnya tersebut.

"Saya kira PKB harus bersikap atas hal ini. Pemerintah harus jelas ngomongnya, jangan bersayap," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya