Berita

Bara Hasibuan/RMOL

Politik

Bara Hasibuan: PAN Akhirnya Lepas Dari Belenggu Amien Rais

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 17:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya bisa lepas dari belenggu tokoh senior Amien Rais. Terutama usai Zulkifli Hasan terpilih sebagai Ketua Umum periode 2020-2025 pada Kongres V PAN Selasa kemarin (11/1).

Hal ini dikatakan politikus PAN, Bara Hasibuan, di arena Kongres V PAN, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2).

Pada periode sebelumnya, kata Bara Hasibuan, PAN seakan memiliki pemimpin ganda. Sebab, Amien Rais masih mengambil peranan di struktural.


Namun semuanya mulai berubah menjelang Kongres V PAN. Zulkifli Hasan berseberangan dengan Amien Rais pada pemilihan ketua umum.

Amien Rais mendukung pasangan Mulfachri Harahap-Hanafi Rais, sementara Zulkifli maju tanpa embel-embel Amien Rais.

"PAN bisa jadi suatu partai politik yang modern di mana pemimpin utamanya itu satu yaitu ketua umum. Tidak terbelenggu oleh satu sosok yang begitu mendominasi selama ini sehingga menjadi dual kepemimpinan," ujar Bara, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Lanjut Bara, satu sejarah baru telah terjadi di PAN. Dengan memilih Zulkifli Hasan, para pemimpin PAN di daerah juga berani bersikap independen dari satu tokoh yang selama ini mendominasi dan menghambat perkembangan partai, yakni Amien Rais.

Bara menilai, perubahan ini akan meningkatkan suara PAN pada Pemilihan Umum 2024.

Karena di mata publik, selama ini PAN melekat dengan Amien Rais. Sehingga apa yang diutarakan Amien Rais dianggap mewakili PAN.

"Sehingga apa pun yang dilakukan, yang diucapkan satu orang itu memberikan efek imej PAN di publik," katanya.

"Kalau bisa terlepas dari itu, kita independen, saya yakin imej PAN bisa berubah dan menjadi lebih baik lagi di publik," demikian Bara.

PAN diketahui mempunyai sistem regenerasi kepemimpinan satu periode atau cukup lima tahun saja.

Namun di era Zulhas ini, PAN mengubah tradisi. Ketum menjaba dua periode dengan terlebih dulu melewati proses yang keras dan ketat bahkan diwarnai kericuhan saat melangsungkan Kongres.

Zulhas sendiri diketahui adalah besan Amien Rais.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya