Berita

Diskusi mengenai pembatalan kepulangan kombatan ISIS yang digelar PKB/RMOL

Politik

Kombatan ISIS Batal Dipulangkan, Apa Selanjutnya?

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 15:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana kepulangan 660 Kombatan Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) dibatalkan. Isu ini menjadi tema yang diangkat oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam diskusi bertajuk 'Kombatan ISIS Tidak Dipulangkan, What's Next?'.

Diskusi ini digelar di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/2) yang dihadiri beberapa pembicara, di antaranya anggota DPR RI, Yaqut C Qoumas; analisis konflik dan terorisme, Alto Luger; praktisi dan pengajar hubungan internasional, Dinna Wisnu.

Sekretaris Jendral PKB, Hasanuddin Wahid, menyampaikan maksud diselenggarakannya diskusi ini. Ia berujar, PBNU memiliki alasan untuk menolak kepulangan ratusan kombatan ISIS di Timur Tengah itu.


"Untuk itu kita patokannya kaidah ushul fikih, yaitu kemaslahatan umum harus didahulukan daripada urusan khusus yang 600 sekian konbatan ISIS," ungkapnya saat pembukaan acara.

Lebih lanjut, Hasanuddin Wahid mengatakan bahwa isu kepulangan ISIS ini akan dikupas secara menyeluruh di dalam diskusi ini. Oleh karenanya, akan ada output berupa hasil kajian yang akan dijadikan landasan berfikir, khususnya terkait penolakan kepulangan kombatan ISIS.

"Harus ada penyelesaian yang menyeluruh. Karena urusan ini bukan hanya hajat hidup bangsa Indonesia, tapi mengemuka di dunia," tambahnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya