Berita

Mulfachri Harahap/Repro

Politik

Mulfachri Harahap: Kisruh Ini Sejak Awal Sudah Kita Prediksi

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 09:43 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) di Kendari, Sulawesi Selatan. Hasilnya sudah diketahui bersama. Sang incumbent Zulkifli Hasan berhasil mempertahankan kekuasaannya. Ia menang telak dari lawan utamanya, Mulfachri Harahap.  

Dalam pemilihan, Zulkifli Hasan memperoleh 331 suara. Sementara Mulfachri mengantongi 225 suara. Calon ketiga Dradjad Wibowo meraih hanya enam suara, dan tiga suara lainnya abstain.

Selain memastikan Zulhas tetap berada di posisi ketua umum, Kongres PAN juga memastikan Hatta Radjasa sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP). Hatta adalah mantan ketua umum PAN periode 2010-2015.


Dalam Kongres lima tahun lalu, Hatta dikalahkan Zulhas yang ketika itu mendapatkan dukungan dari Amien Rais.

Kongres V PAN diwarnai kerusuhan dan konflik fisik antara kader pendukung ketua umum, pada level yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Kursi-kursi beterbangan di tengah ruangan sidang, di atas sajadah yang baru digunakan untuk shalat berjamaah.

Dalam video yang diproduksi tim Mulfachri Harahap yang beredar luas di jejaring media sosial, usai “perang kursi” Mulfachri Harahap menjelaskan apa yang sebetulnya menjadi persoalan dari bentrokan pendukung itu.

Video itu diberi judul “Kongres V PAN Ricuh, Kursi dan Botol Terbang.”

Dalam video itu Mulfachri Harahap didampingi Hanafi Rais yang sedianya menjadi Sekjen PAN apabila Mulfachri Harahap memenangkan pemilihan.

“(Kisruh ini) sesuatu yang sejak awal sudah kita prediksi. Karena registrasi kepesertaan itu buruk sekali. Banyak tanda peserta yang beredar kepada mereka yang tidak berhak. Itu yang kita persoalkan dari waktu ke waktu,” ujar Mulfachri Harahap.

“Kita minta SC segera menertibkan dari seminggu yang lalu. Kita ingin masuk ke Kongres tanpa persoalan kepesertaan,” sambungnya.

Di dalam video berdurasi 1 menit 49 detik itu juga diperlihatkan bagaimana Mulfachri Harahap turun langsung ke tengah bentrokan untuk menenangkan pihak-pihak yang bertikai.

Bagian ini menjelasakan dan sekaligus menjadi klarifikasi bahwa Mulfachri Harahap tidak terlibat dalam kekisruhan. Ia berada di tengah pihak-pihak yang baku hantam, sehingga tertangkap kamera, justru untuk melerai.  

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya