Berita

Asman Abnur ada di balik kesuksesan Zulhas kembali pimpin PAN/Net

Politik

Suara Asman Abnur Beralih Ke Zulhas, Pengamat: Keduanya Miliki Semangat Sama

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 08:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kesuksesan Zulkifli Hasan kembali memimpin Partai Amanat Nasional (PAN) untuk periode 2020-2025 tak lepas dari pengaruh dukungan Asman Abnur.

Putusan Asman Abnur yang memilih mundur sebagai Caketum PAN di detik-detik terakhir menjelang pemilihan dalam Kongres V PAN 2020 menjadi momen krusial bagi Zulhas. Suara dari pendukung Asman Abnur dinilai cukup signifikan untuk menambah keunggulan Zulhas.

Kemenangan Zulhas pun sebenarnya sudah diprediksi oleh banyak pihak. Termasuk oleh pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah.


Menurut Dedi Kurnia Syah, kehadiran Asman Abnur saat mencalonkan diri sebagai Caketum PAN merupakan bagian dari upaya pemenangan Zulhas. Sehingga Zulhas memang sudah diyakini akan kembali memimpin PAN hingga 2025 nanti.

"Sejak kemunculan Asman Abnur, sebenarnya kemenangan Zulhas sudah diprediksi. Karena kehadiran Asman Abnur memang bagian dari strategi pemenangan Zulhas," terang Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/2).

Bahkan, kehadiran Asman Abnur juga disebut untuk memecah suara pendukung dari para kader. Sehingga, Zulhas memperoleh keuntungan ketika keduanya bersatu.

"Kalau membaca relasi keduanya, sangat mungkin Asman Abnur hadir memecah suara. Pilihannya tidak akan jauh dari Zulhas memimpin atau Asman mengambil alih. Semua skema baik, terlebih keduanya adalah duet PAN paling solid," jelas Dedi.

Sehingga, Dedi Kurnia pun mengaku tak melihat adanya deal antara Asman dengan Zulhas. Karena, kata Dedi, Asman merupakan loyalis Zulhas sejak lama.

"Membaca sejarah keduanya, secara politik PAN tidak ada deal mendasar. Asman dikenal sebagai loyalis Zulhas, begitu sebaliknya. Kedua politisi ini sebenarnya memiliki semangat yang sama di PAN," pungkas Dedi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya