Berita

Kongres PAN di Kendari ricuh/Repro

Politik

Pengamat: Kericuhan Kongres PAN Akan Untungkan Zulkifli Hasan

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 | 14:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kericuhan hingga aksi lempar kursi yang mewarnai Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai akan menguntungkan kubu calon ketua umum petahana, Zulkifli Hasan.

"Kelompok paling diuntungkan tentu Zulkifli Hasan," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Dedy Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (11/2).

Buka tanpa alasan. Menurut Dedy, kedudukan Zulkifli Hasan sebagai petahana akan lebih bisa merangkul semua pihak yang terlibat dalam perseteruan. Terlebih keributan tersebut diduga melibatkan kubu pendukung penantang, Mulfachri Harahap.


"Dengan merangkul seluruh friksi di PAN, petahana berpotensi kembali memenangi kontestasi," sabungnya.

Hal lain yang tak kalah penting adalah kedudukan Mulfachri yang disebut didukung oleh Amien Rais. Meski didukung tokoh besar, ujar Dedy, kerusuhan yang saat ini terjadi justru akan melunturkan simpati pemilik suara kepadanya.

"Ini sangat disayangkan, kubu Mulfacri seolah tidak memahami tradisi PAN yang selama ini cukup solid. Dengan kejadian ini, kader lain yang memiliki hak suara dan seharusnya bersimpati pada Mulfachri bisa mengurungkan pilihan," demikian Dedy Kurnia Syah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya