Berita

Ridwan Kamil (berkasos merah) saat hadir di acara penanam pohon yang digagas PDIP pekan lalu/Ist

Nusantara

Ridwan Kamil Gabung PDIP?

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 00:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kemeja Kaos berwarna merah yang dikenakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menghadiri penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang dicanangkan PDI Perjuangan Minggu (2/2) lalu di Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, seolah mengisyaratkan, orang nomor satu di Jawa Barat ini akan bergabung ke PDI-Perjuangan.

Kendati benar, Kang Emil (sapaan Gubernur Jabar) memakai kaos merah pada agenda PDI Perjuangan, Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono menepis, rumor yang menyebutkan bahwa Gubernur Jabar ke 15 ini bergabung ke PDI Perjuangan.

“Ridwan Kamil baru berkaos merah, ya, kan? Hadir pada pencanangan Leuweung Pajajaran di Pasirjambu kemarin,” ujar Ono usai Rakerda PDIP di Mason Pine Hotel, Kabupaten Bandung Barat (KBB), seperti dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (9/2).


Kedekatan Emil dengan PDIP, dipaparkan Ono, dikarenakan Emil telah banyak menerima bantuan dari pemerintah pusat. Sementara Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia yang memiliki wewenang, merupakan calon yang diusung PDIP pada Pilpres 2019-2024 lalu.

Selain itu, sambung Ono, Emil pun memiliki konsistensi dalam pelestarian lingkungan, rehabilitasi hutan, yang kemudian ditunjuk sebagai Komandan Satgas Citarum Harum untuk merehabilitasi DAS Citarum, merasa selaras dengan PDIP.

Mengingat partai berkepala banteng ini, menjadi satu-satunya partai yang mencanangkan penanaman pohon di sepanjang DAS Citarum.

“Penanaman pohon ini akan merehabilitasi 25 persen lahan kritis di DAS Citarum dan lahan kritis lainnya di Jawa Barat, mungkin Ridwan Kamil dengan PDI-Perjuangan mungkin saja cocok kan begitu,” ungkapnya.

Ono menjelaskaan, pihaknya enggan berspekulasi terkait warna merah sebagai identitas PDIP yang dikenakan Emil dalam giat partai besutan Megawati Soekarnoputri ini, sebagai penanda Emil akan bergabung di PDIP. Meskipun, pihaknya pun akan terbuka menerima apabila Emil memutuskan untuk bergabung di PDIP.

“Ya mudah-mudahan (masuk PDI-P), tapi kita tidak mau bermain di simbol, Ridwan Kamil berkaos merah, terus tiba-tiba masuk PDI Perjuangan. Yang paling utama bagaimana program PDI Perjuangan bisa dilaksanakan gubernur, setelah itu, dia masuk PDI Perjuangan ya, kita terima dengan baik, karena kita terbuka,” tukasnya. 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya