Berita

Salah satu bangunan yang hangus dilalap api di tengah meletusnya kekerasan etnis di Kazakhstan/Reuters

Dunia

Kekerasan Etnis Meletus Di Kazakhstan, Delapan Orang Meninggal Dunia

MINGGU, 09 FEBRUARI 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak delapan orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangkaian bentrokan yang terjadi di desa-desa di provinsi selatan Zhambyl, Kazakhstan akhir pekan ini.

Menteri Dalam Negeri Kazakhstan Yerlan Turgumbayev mengatakan, sekitar 70 orang terlibat dalam konfrontasi awal di pinggiran desa Masanchi, dekat dengan perbatasan dengan Kirgistan.

Kekerasan kemudian menyebar ke beberapa desa terdekat dan kerumunan orang bentrok dengan polisi. Akibatnya dua petugas terkena luka tembak dan puluhan bangunan rumah serta toko dan mobil dibakar.


Polisi lalu menahan 47 orang dan menyita dua senapan berburu.

Wilayah ini diketahui merupakan rumah bagi banyak anggota kelompok minoritas Dungan, yakni muslim dari etnis Tionghoa yang mengendalikan banyak bisnis lokal.

Tidak jelas apa yang memicu bentrokan antara kelompok-kelompok pemuda Dungan dan etnis Kazakh itu.

Dikabarkan Reuters, Presiden Kassym-Jomart Tokayev mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (8/2), pihaknya memerintahkan pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah untuk menjaga ketenangan di desa-desa.

Tokayev menyerukan penyelidikan menyeluruh dan menginstruksikan lembaga keamanan untuk menuntut mereka yang menyebarkan pidato kebencian etnis, desas-desus provokatif dan disinformasi yang memicu konflik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya