Berita

Ahmad Riza Patria/RMOL

Nusantara

Riza Patria Diprediksi Raup 70 Persen Suara DPRD DKI, Begini Analisanya

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 04:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga mengatakan, Cawagub DKI Jakarta asal Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria lebih berpeluang menang dari lawannya, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis.

"Kalau berdasarkan hitung-hitungan paripurna, Riza paling berpeluang," kata Rico, Jumat (7/2) seperti dilansri dari Kantor Berita Politik RMOLJakarta.

Menurut Rico, karena proses pemilihan cawagub melalui pembahasan di DPRD Jakarta, maka Riza yang paling berpeluang.


Sebab saat ini Gerindra tengah berkoalisi dengan pemerintah. Sehingga peluang Gerindra melakukan lobi-lobi ke anggota DPRD lainnya lebih besar.

"Kalau dilihat DPRD Gerindra itu masuk ke dalam koalisi pemerintah, kalau di DPRD yang berpeluang Riza Patria karena patrai koalisi pemerintah pasti akan lebih nyaman diatur ketimbang PKS," ujar Rico.

"Ahmad Riza Patria bisa meraup 70 persen suara DPRD," tegas Rico.

Riza Patria bukan orang baru jika dikaitkan dengan posisi pemimpin pemerintah di DKI Jakarta. Dia pernah ikut Pilkada pada 2012 silam melawan pasangan Jokowi-Ahok bersama empat pasangan calon lainnya.

Kala itu, Riza menjadi calon wakil gubernur mendampingi cagub Hendardji Soepandji. Mereka tidak diusung parpol, melainkan independen meski Riza merupakan kader Gerindra.

Pilkada 2012 sendiri diikuti oleh 6 pasang calon. Di antaranya Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, Alex Noerdin-Nono Sampono, Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria.

Namun, Hendardji-Riza hanya memperoleh 1,98 persen atau 85.990 suara.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya