Berita

Banjir di KOta Tangerang/RMOL

Nusantara

Dilanda Banjir Sejak Awal Tahun, Kota Tangerang Rugi Rp 1,3 Triliun

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 02:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Banjir menggenang di sebagian besar wilayah Kota Tangerang menjadikan aktifitas masyarakat sempat lumpuh.
Tak hanya itu, banjir yang merendam rumah warga hingga setinggi tiga meter tersebut membuat banyak barang berharga rusak.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, kerugian mencapai triliunan rupiah. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 13 Kecamatan yang dilanda banjir.

"Jumlah kerugian akibat bencana banjir sejak awal tahun mencapai Rp 1,3 Triliun kalau dihitung dari 13 kecamatan yang terdampak banjir," ujar Arief dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Jumat (7/2).

"Jumlah kerugian akibat bencana banjir sejak awal tahun mencapai Rp 1,3 Triliun kalau dihitung dari 13 kecamatan yang terdampak banjir," ujar Arief dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Jumat (7/2).

Selain itu, banjir tersebut juga bertahan hampir satu pekan menggenangi Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Meski demikian, Arief memastikan belum ada dampak untuk iklim investasi di Kota Tangerang.

"Sebenarnya untuk iklim investasi belum ada dampaknya terkait banjir sampai saat ini. Kalau dampak ekonomi belum dirasakan di banjir kali ini," kata Arief.

Arief meyakinkan kalau banjir yang masih menggenangi beberapa titik bisa surut paling lambat pada akhir pekan ini.

Pasalnya, saat ini dari 18 titik banjir yang sebelumnya menggenangi Kota Tangerang sudah mulai berkurang yakni hanya tersisa enam titik.

"Sekarang tinggal di wilayah Total Persada, Mutiara Pluit, Periuk Damai, terus Alamanda, Garden City, dan Purati, jadi ada enam titik, mudah-mudahan air surut paling cepat besok, paling lambat minggu juga sudah bisa surut," pungkas Arief.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya