Berita

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell/Reuters

Dunia

Uni Eropa Tolak Kesepakatan Abad Ini Ala Trump Untuk Palestina

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 22:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uni Eropa menolak bagian-bagian dari rencana perdamaian Amerika Serikat yang baru untuk Timur Tengah.

Bagi Uni Eropa, rencana perdamaian yang digadang-gadang oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai "kesepakatan abad ini" melanggar parameter yang telah disepakati secara internasional.

Selain itu, Uni Eropa juga menganggap bahwa setiap pencaplokan Israel atas tanah Palestina akan menghadapi tantangan.
"Untuk membangun perdamaian yang adil dan abadi, masalah status final yang belum terselesaikan harus diputuskan melalui negosiasi langsung antara kedua pihak," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell pada Selasa (4/2).

"Untuk membangun perdamaian yang adil dan abadi, masalah status final yang belum terselesaikan harus diputuskan melalui negosiasi langsung antara kedua pihak," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell pada Selasa (4/2).

Dia menekankan bahwa masalah perbatasan negara Palestina dan status final Yerusalem adalah hal-hal yang masih dalam sengketa.

Karena itulah, seperti dimuat Reuters, langkah pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel yang teruang dalam rencana Amerika Serikat itu akan memicu gejolak jika diterapkan.

Untuk diketahui bahwa rencana tersebut dipresentasikan pada 28 Januari lalu. Rencana itu disambut hangat oleh Israel dan langsung ditolak oleh Palestina.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya