Berita

CIA/Net

Dunia

Jadi Mata-mata Untuk CIA, Pria Ini Hadapi Hukuman Mati Di Iran

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan tinggi Iran mengkonfirmasi hukuman mati bagi seorang pria karena dituduh merupakan mata-mata bagi CIA.

Pria itu bernama Amir Rahimpour. Juru bicara pengadilan tinggi Iran, Gholamhossein Esmaili mengatakan bahwa Rahimpour mendapatkan banyak uang untuk memberikan informasi tentang program nuklir Iran ke Amerika Serikat,

Selain Rajimpour, Esmaili mengatakan bahwa dua mata-mata Amerika Serikat lainnya juga dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena spionase dan lima orang lain dihukum karena bertindak melawan keamanan nasional.


Dikabarkan BBC (Selasa, 4/2), Esmaili tidak menyebutkan nama mereka, tetapi mengatakan mereka telah bekerja untuk badan amal.

Tidak ada tanggapan langsung dari pemerintah Amerika Serikat maupun CIA soal hal tersebut.

Namun, untuk diketahui bahwa pada bulan Juli tahun lalu, para pejabat Amerika Serikat meragukan pengumuman yang dibuat oleh Iran yang mengatakan bahwa mereka telah menangkap 17 mata-mata yang diduga mengumpulkan informasi tentang sektor nuklir dan militer negara itu untuk CIA.

"Itu adalah bagian dari sifat (Pemimpin tertinggi Iran) Ayatollah untuk berbohong kepada dunia," kata Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada saat itu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya