Berita

Penanganan pasien dengan virus corona di China/Net

Dunia

Hati-hati! Virus Corona Diduga Bisa Menular Lewat Kotoran Manusia

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 12:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Para ilmuwan di badan penelitian top China yang bergerak dalam ilmu pengetahuan alam menemukan kemungkinan mode penularan lain virus corona baru, yakni melalui kotoran manusia.

Hal itu diungkap oleh para ahli dari Rumah Sakit Renmin Universitas Wuhan dan Institut Virologi Wuhan dari Akademi Ilmu Pengetahuan China. Bukan tanpa alasan, pasalnya mereka memperhatikan bahwa gejala awal dari beberapa pasien yang terinfeksi virus corona adalah diare, dan bukan demam yang merupakan gejala yang lebih umum.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, tim peneliti menemukan bahwa asam nukleat virus dalam tinja dan penyeka rektum pasien. Dikabarkan Channel News Asia (Senin, 3/2), para ahli percaya bahwa virus corona memiliki kemungkinan penularan feses-oral tertentu, selain transmisi tetesan dan kontak.


Hal ini berarti bahwa virus corona dapat tertelan melalui rute faecal-oral, di mana patogen dapat melewati kotoran dan masuk ke mulut orang lain. Potensi ini bisa muncul bila disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk praktik kebersihan yang buruk, kurangnya sanitasi, polusi tanah dan badan air dengan masalah feses atau kontaminasi makanan.

Virus corona sendiri diketahui mulai mewabah di China sejak akhir tahun lalu dengan pusat penyebarannya berada di kota Wuhan. Sejak saat itu, virus telah menyebar ke hampi 20 negara di dunia dan merenggut sekitar 360 nyawa serta menginfeksi lebih dari 17 ribu orang.

Sebagian besar infeksi di luar negeri telah terdeteksi pada orang yang melakukan perjalanan dari Wuhan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya