Berita

Gus Han saat mengunjungi Gus Sholah/Dok. Pribadi

Politik

Kenangan Gus Han Terhadap Kesahajaan Gus Sholah

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 09:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepergian KH Salahudin Wahid atau yang biasa disapa Gus Sholah menjadi duka bagi masyarakat. Sejumlah tokoh masyarakat pun seolah terbawa untuk mengenang sosok yang dikenal sederhana dan santun ini.

Salah satu di antaranya adalah tokoh Golkar Jawa Timur, Zahrul Azhar Asad atau yang lebih dikenal Gus Han. Dia mengenang sosok Gus Sholah saat mengundang beliau dalam acara tasyakuran sederhana.

Pada suatu waktu, Gus Han hendak mengadakan tasyakuran kecil-kecilan di rumah. Saat itu BBM masih jadi tren, Gus Han mencoba membuat undangan tanpa kertas dengan “membroadcast” undangan melalu media BBM, dan salah satu yang dikirim adalah Gus Sholah.


Bagi pengasuh Pesantren Queen Darul Ulum Rejoso ini, dapat kiriman doa dari Gus Sholah saja sudah alhamdulillah. Tapi ternyata di luar dugaan beliau berkenan hadir ke rumah bersama Bunyai dalam acara tasyakuran kecil-kecilan tersebut.

“Dalam kesempatan itu beliau bercerita panjang lebar tentang pesantren terutama pesantren yang beliau asuh, Pesantren Tebuireng. Beliau menyampaikan tentang rencana regenerasi di Tebuireng tentang siapa dan kapan,” tutur Gus Han di laman Facebook pribadinya dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (3/2).

Dalam pandangan Tokoh NU Jawa Timur ini, Gus Sholah adalah pribadi yang enak diajak berdiskusi karena tidak memposisikan diri “tinggi” dengan yang lain. Setiap kata memiliki makna karena apa yang beliau ucapkan itu adalah yang beliau lakukan.

“Cara memandang terhadap bangsa jauh dari hal-hal yang sifatnya pragmatis, beliau bisa diterima di sayap kanan dan beliau juga bisa bergaul di sayap kiri. Cara pandangnya terhadap jamiyah Nahdlatul Ulama tampak nothing to lose,” bebernya.

“Beliau adalah pribadi yang sudah selesai dengan hidupnya, sehingga beliau merasa tidak ada beban untuk berbeda dengan yang lain jika beliau yakini benar,” imbuh Gus Han.

Lanjut Gus Han, “Berkali kali beliau menyampaikan syukurnya atas ‘capaian usia’ yang melampaui kakaknya (Gus Dur). Dan saya yakin beliau kini bersuka cita karena kini sudah bisa bersama-sama di alam sana.”

“Selamat jalan Kiai, rasanya belum selesai diri ini menimba ilmu kesahajaan yang panjenengan miliki, tapi Allah sudah lebih dahulu memanggil. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun,” doanya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya