Berita

KH Salahudin Wahid/Net

Nusantara

Ali Masykur Musa: Gus Sholah Teknokrat NU Yang Bersahaja

MINGGU, 02 FEBRUARI 2020 | 22:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rasa berduka atas wafatnya adik kandung presiden keempat RI KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), KH Salahudin Wahid dirasakan oleh berbagai kalangan, khususnya warga yang berafiliasi di organisasi masyarakat Islam Nahdlatul Ulama (NU).

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ( PP ISNU), Ali Masykur Musa mengaku sangat kehilangan tokoh panutan Nahdlatul Ulama itu.

Menurut Cak Ali -sapaan akrabnya-, Gus Solah merupakan sosok langka dari kalangan teknokrat NU yang memiliki kemampuan manajerial handal dan kepemimpinan  yang bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.


"Gus Solah adalah pribadi yang bersahaja dan bertutur kata yang santun," kata Cak Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (2/2).

Lebih lanjut Cak Ali menyatakan, seluruh kaum intelektual baik warga NU dan umat Islam perlu meneladani kehidupan sehari-hari Gus Solah.

Kata Cak Ali, bangsa Indonesia telah kehilangan tokoh besar yang menjadi panutan.
"Meskipun Gus Sholah adalah NU, namun pemikiran, kepemimpinan dan solusi kebangsaannya bida di terima baik oleh pemerintah atau golongan-golongan keagamaan yang berbeda," tandas Cak Ali.

Informasi yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Gus Solah menghembuskan nafas terakhirnya di RS Harapan Kita, Jakarta pada Minggu malam (2/2) sekitar pukul 20.55 WIB.

Jenazah akan di semayamkan di Jalan Kapten Tendean No.2C. Rencananya jenazah mantan komisioner Komnas HAM itu akan dimakamkan di komplek pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupatane Jombang, Jawa Timur.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya