Berita

Cellica dinilai bakal mendapat lawan berat di Pilkada Karawang 2020/Net

Politik

Yesi Dipasangkan Dengan Gina, Ancaman Serius Untuk Cellica

SABTU, 01 FEBRUARI 2020 | 23:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan Yesi Karya Lianti dan Gina Swara, dianggap akan mampu menandingi petahana Bupati Karawang, Cellica Nurachdiana, dalam kontestasi Pilkada 2020 mendatang.

Pengamat Politik Adiyana Slamet mengatakan, isu komparasi gender dalam pilkada ini masih tetap dibutuhkan.

“Incumbent (Cellica) ini kan perempuan dan yang cuma bisa mengimbangi itu ya perempuan lagi. Ini dalam artian, jika Yesi dan Gina bersatu, isu gender ini tidak lagi didominasi Cellica,” kata Adiyana, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (1/2).


Adiyana melanjutkan, dari sisi partai politik yang mengusung masing-masing bakal calon (Yesi dan Gina) juga sangat diuntungkan.

“Di Karawang ini kan sebenarnya basis pemilihnya nasionalis. Tinggal maksimalkan mesin partainya,” tambah Adiyana.

Tambah Adiyana, jika terjadi koalisi antara PDI Perjuangan (pengusung Yesi) dan Gerindra (pengusung Gina), memungkinkan untuk terjadi pertarungan head to head (dua pasangan calon) di Pilkada Karawang. Pertarungan ini juga akan diprediksi sangat sengit.

“Koalisi PDI Perjuangan dan Gerindra yang sedang dibangun Pak Jokowi di tingkat nasional juga kan akan bisa dibangun di Karawang. Tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Peluang itu ada,” jelas akademisi Unikom Bandung ini.

Sebelumnya, Yesi Karya Lianti telah resmi mendaftar ke PDI Perjuangan Jabar sebagai bakal calon bupati/wakil bupati Karawang. Gina Swara juga diketahui tinggal menunggu sinyal DPP Gerindra untuk maju dalam kontestasi Pilkada Karawang 2020.

Tidak berbeda dengan dua figur itu, dengan menggunakan kendaraan politik Partai Demokrat, Cellica Nurachdiana yang saat ini menjabat Bupati Karawang, juga diisukan akan kembali maju bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di Kabupaten yang dikenal dengan Kota Industri tersebut.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya