Berita

Bacalon Bupati Serang, Najib Hamas/RMOLBanten

Politik

Petahana Serang Harus Waspada, Koalisi 3 Partai Ini Siap Bertarung

RABU, 29 JANUARI 2020 | 09:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penggalangan kekuatan dengan berkoalisi mutlak dilakukan partai-partai yang akan memajukan calonnya di Pilkada Serentak 2020. Karena itu, bakal calon (Bacalon) Bupati Serang Najib Hamas, akan kembali menghidupkan koalisi PKS, PAN, dan Gerindra dalam menghadapi kontestasi Pilkada Serang 2020.

"Semangat perubahan PAN, PKS, dan Gerindra sama. Tinggal kita nanti sepakati perahunya, nanti siapa orang yang dimunculkan bisa dikomunikasikan secara politik," kata politikus PKS itu, Selasa (28/1).

Dalam beberapa waktu ke depan, dikatakan Najib Hamas, pihaknya akan terus melakukan komunikasi intensif dengan beberapa partai yang ada di Kabupaten Serang.


"Koalisi (PAN, PKS dan Gerindra) bukan diharapkan parpol tapi juga diharapkan oleh masyarakat. Tapi kita tetap menyesuaikan dengan partai," imbuh Najib, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Najib menegaskan siap melawan petahana Ratu Tatu Chasanah dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Serang 2020 mendatang.

"Kita siap melawan petahana, kalau nggak siap ngapain repot-repot daftar," tegasnya.

Untuk saat ini, sambung Najib pihaknya terus melakukan komunikasi politik bahkan sudah mengikuti penjaringan di beberapa partai seperti PAN, Berkarya, Demokrat dan Gerindra.

Sementara itu Ketua PAN Kabupaten Serang Jaenudin menuturkan menyambut positif karena PKS dan PAN memiliki visi yang sama. Hampir semua calon pun memiliki visi yang sama.

"Semua partai tidak ada yang bisa mengusung secara mandiri, termasuk Golkar. Jadi semua bakal calon semua parpol melakukan komunikasi supaya ada kesamaan. Termasuk dengan Gerindra," tandasnya.  

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya