Berita

Menteri Terawan Agus Putranto/Net

Publika

Satu Menteri Lagi Kacau

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 13:22 WIB

WADUH ini menteri gimana ya. Menkes Terawan di Menado menyatakan turis China dipastikan sehat. Padahal banyak negara menolak kedatangan wisatawan dari China karena khawatir turut menyebarkan virus corona yang sedang mewabah.

Bagaimana seorang Menteri Kesehatan berbicara sembrono soal menjaga kesehatan warga bangsanya. Malah membudak pada negara China dan khawatir pada hubungan tidak bagus kedua negara.

Semestinya Menkes bertanggungjawab pada keselamatan dan kesehatan rakyat Indonesia bukan menjaga Pemerintah atau rakyat China. Menteri yang tidak berperasaan. Perasaan rakyat yang khawatir pada virus mematikan.


Apakah tidak memperhatikan keadaan warga kota Wuhan sekarang yang telah menjadi "zombieland" mencekam dan menakutkan. Virus corona bukan kelas lokal tetapi berkualitas internasional. 13 Negara sudah terjangkit. WHO mengingatkan perlunya kewaspadaan.

Setelah sorotan pada Menteri Nadiem, Fachru Rozie, Mahfud, Yasonna, Luhut, Edi Prabowo, dan Erick, kini satu lagi datang Terawan Agus Putranto. Ini bagaimana nampaknya jajaran Menteri Presiden Jokowi payah payah. Apa Pak Presiden tidak membina dan mengarahkan? Atau sedang asyik dengan mainannya sendiri? Kemana bapak ketika wabah virus corona sedang bergerak mendunia? Jangan sampai rakyat Indonesia kini merasa tidak punya Presiden. Bagitu ketakutannya kah kita pada rezim komunis China?

Dokter, turis China yang datang ke Sulut jangan lupa dibawa ke Tomohon untuk menikmati khewan ekstrim seperti di Wuhan. Ada ular besar, anjing bakar, kucing, hingga tikus tikus. Sekalian agar virus nCoV berkembang biak. Pasar Segar Beriman Tomohon dekat Manado, lho dok.

Sebenarnya Kemenkes dengan epidemi virus corona  seharusnya menjadikan momen ini untuk melakukan sosialisasi atau penyuluhan intensif pada masyarakat. Peduli kesehatan. Mulai berolah raga, vitamin, vaksin, masker atau lainnya.

Bukan sebaliknya mempersilakan turis turis dari daerah wabah datang ke Indonesia. Ini bukan peduli kesehatan tapi sebaliknya. Menkes tidak memberi contoh bagus. Sejak awal Pak Terawan sudah juga kontroversial atas pengangkatannya. BPJS kesehatan belepotan. Nah kini jangan lagi buat masalah.

China bukan negara sahabat yang baik. Sekarang buat masalah sengaja atau tidak dan kita tetap harus waspada. Turis itu penting akan tetapi kesehatan masyarakat jauh lebih penting. Bukan begitu, dok. Kita sudah terlalu banyak dipusingkan oleh China.

M Rizal Fadillah
Pemerhati politik

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya