Berita

Jusuf Kalla Saat Terima Anugerah Pahlawan Nasional Dr. Ide Anak Agung Gde Agung/RMOL

Nusantara

Negosiator Ulung Itu Adalah Jusuf Kalla, Penerima Anugerah Pahlawan Nasional Dr Ide Anak Agung Gde Agung

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 13:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gedung Nusantara Kementerian Luar Negeri nampak semarak sejak pukul 10.30 WIB.

Nampak para tamu undangan yang hadir dalam acara penyerahan penghargaan anugerah Dr Ide Anak Agung Gde Agung satu persatu mengambil tempat dengan iringan tambuhan gamelan khas Bali.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOl, nampak hadir tokoh  Emil Salim dan Jajang C Nor. Keduanya beriringan masuk dan mengambil tempat duduk. Jajang C Nor nampak cantik dengan gaun kembang-kembang dan selendang biru. Dia sempat tersenyum saat disapa media.


Nampak juga Sofyan Djalil, Ibu Mutia Hatta, Alwi Shihab, Dr Ide Anak Agung Gde Agung dan Jusuf Kalla

Jusuf Kalla  hadir mengenakan jas warna gelap didampingi sang isteri, Ibu Mufida.

Anugerah Pahlawan Nasional Dr Ide Anak Agung Gde Agung  diberikan kepada individu atau tokoh yang dianggap telah memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan diplomasi Indonesia. Untuk tahun ini penerima anugerah adalah Bapak Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla.

"Penganugerahan ini telah berlangsung sekian dekade, dan tahun ini Bapak Jusuf Kalla melalui pemilihan juri telah terpilih sebagai penerima Anugerah Pahlawan Nasional Dr. Ide Anak Agung Gde Agung," ujar Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar dalam sambutannya.

Penilaian tersebut karena peran Jusuf Kalla yang selalu menjaga perdamaian dan kedamaian di Indonesia. Jusuf Kalla juga selalu menjadi negosiator dalam permasalahan atau konflik-konflik di negara-negara lain. 

Dr. Ide Anak Agung Gde Agung adalah ahli sejarah dan tokoh politik Indonesia. Pria asal Bali kelahiran 24 Juli 1921 ini juga berposisi sebagai raja Gianyar, menggantikan ayahnya Anak Agung Ngurah Agung. Anaknya, Anak Agung Gde Agung, adalah Menteri Masalah-masalah Kemasyarakatan pada Kabinet Persatuan Nasional.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya