Berita

Pembangunan underpass Senen membuat arus lalu lintas mengalami rekayasa/Net

Nusantara

Pembangunan Underpass Senen Extention, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proses pembangunan underpass Senen extention akan memakan waktu sekitar satu tahun. Selama proses pembangunan dilakukan, lalu lintas di sekitarnya akan mengalami rekayasa.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas terutama dari arah Pulogadung menuju Tugu Tani atau Gambir.

"Pekerjaan ini dimulai dari 1 Januari hingga 30 Desember tahun 2020 mendatang. Selama pekerjaan berlangsung, akan terjadi pengurangan lebar jalur pada area pekerjaan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (23/1).


Bagi para pengguna jalan yang akan melalui Jalan Senen Raya agar dapat menggunakan jalan alternatif melalui Jalan Prajurit KKO Usman Harun.

Sementara arus lalu lintas dari arah Tugu Tani menuju Salemba, dialihkan melalui jalan atas underpass Senen kemudian belok kiri di Simpang Senen.

Pembangunan underpass Senen extention ini nantinya bisa mengakomodir pergerakan lalu lintas dari arah Pulogadung, ke arah yang terhubung dengan underpass eksisting.

"Kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan. Juga mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan," himbau Massdes.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya