Berita

Gibran bantah memilih 'jalur belakang' untuk dapat dukungan di Pikada 2020/RMOLJateng

Politik

Gibran Tegaskan Dirinya Tak Lewat 'Jalur Belakang' Untuk Maju Ke Pilkada 2020

RABU, 22 JANUARI 2020 | 17:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal Calon Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menegaskan tidak meminta rekomendasi kepada Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk melalui 'jalur belakang'.

Hal tersebut mengemuka karena dalam satu pidatonya Megawati menyebut adanya bakal calon kepala daerah yang meminta rekomendasi lewat 'pintu belakang'.

Gibran menyebut bertemu Megawati sudah lama. Sedangkan isu tersebut muncul dan menuding mereka yang datang ke Rakernas PDIP kemarin.


"Bukan saya. Saya kan sudah menjelaskan, kita blusukan tiap hari. Kita lakukan kerja-kerja politik, bertemu warga dan para tokoh," jelasnya usai hadir di Roemah Rakjat Gunung Slamet 2, Nayu, Banjarsari, Rabu siang (22/1).

Selama ini dirinya sudah melakukan prosedur pendaftaran sesuai dengan mekanisme partai yang ada. Semua persyaratan juga sudah terkumpul semua, termasuk mengikuti fit and proper test.

"Semua terbuka dan tidak ada yang ditutupi. Untuk yang itu, jelas bukan saya. Tanya saja ke Pak Bambang Patjul atau Pak Hasto. Atau Bu Mega," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Saat datang ke rumah Megawati di Teuku Umar, lanjut dia, juga mengundang teman-teman dari media. Setelah selesai acara, juga memberikan statement bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

"Yang terpenting saat pertemuan itu kita tidak ada membahas masalah rekomendasi. Cuma makan siang dan kuliah politik," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya