Berita

Hendri Satrio/Net

Nusantara

Hensat: Wagub DKI Kayak Sinetron, Nggak Selesai-selesai

SELASA, 21 JANUARI 2020 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemilihan calon wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno mirip dengan adegan sinetron di televisi.

Hal itu karena Gerindra dan PKS sebagai partai pengusung masih sibuk tarik ulur meskipun sesungguhnya sudah ada kesepakatan awal.

Demikian analisis yang disampaikan oleh pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio saat dimintai pandangannya oleh Kantor Berita Politik RMOL.


"Awalnya berkoalisi dengan Gerindra yang berkomitmen akan menyerahkan jatah wagub ke PKS dan PKS pun sudah kasih nama (cawagub). Tapi nggak bisa di paripurna, nggak dilantik-lantik," ujar pria yang akrab disapa Hensat ini pada Selasa (21/1).

Founder lembaga survei Kedaikopi itu melanjutkan, di satu sisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan nampak menikmati kesendirian dan seolah sedang bersolo karir. Mengurus ibukota dianggap seperti panggung politik.

"Sekarang Gerindra masuk lagi mengusulkan (cawagub), lalu ada lagi nama PKS satu orang yang bukan kemarin diusulkan. Ini nggak selesai-selesai padahal mudah dan nggak ribet, asal ada political will dari DPRD dan political will juga dari gubernur," pungkas Hensat.

Kini diketahui perebutan kursi nomor dua DKI Jakarta menemui babak baru setelah PKS akhirnya berjiwa besar dengan berbagai nama kandidat cawagub Jakarta bersama Partai Gerindra. 

Partai Gerindra mencalonkan Ahmad Riza Patria sedangkan PKS mengusulkan kadernya, Nurmansjah Lubis. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya