Berita

Jaya Suprana/Net

Nusantara

Muncul Keraton Di Indonesia, Jaya Suprana: Anggap Saja Hiburan

JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 20:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kemunculan kerajaan atau keraton yang mengklaim pewaris kekuasaan dunia.

Salah satunya, Keraton Agung Sejagat yang mengklaim sebagai penerus dari Kerajaan Majapahit. Belakangan, raja keraton itu ditangkap polisi karena diduga melakukan penipuan pada pengikutnya.

Budayawan senior, Jaya Suprana menyebut kemunculan keraton baru di Indonesia tidak perlu ditanggapi serius. Tapi, perlu diwaspadai supaya tidak terjerat tipu daya kelompok 'keraton' itu.


"Anggap saja ini hiburan, supaya tidak terkena tipu daya gunakanlah akal sehat," ujar Jaya dalam talkshow Soal Kerajaan Abal-Abal di TV One, Jumat (17/1).

Dijelaskan Jaya, kemunculan keraton atau kerajaan sebetulnya sudah menjadi naluri dari peradaban manusia itu sendiri.

"Peradaban manusia ada kecenderungan mendambakan kerajaan atau monarki, pokoknya ada sistem yang menjadi raja, menjadi kaisar itu adalah naluri peradaban," jelasnya.

Bahkan, Jaya berkelakar jika memang boleh di Indonesia mendirikan kerajaan baru. Dia pun ingin menjadi raja.

"Kalau boleh loh ya, saya juga ingin kerajaan, saya gak munafik ingin itu juga," kata Jaya yang tidak bisa menyembunyikan tawanya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya