Berita

Wabup Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan/Net

Politik

Hasto Bantah Hengky Kurniawan Sudah Nyebrang Ke PDIP

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 18:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan belum secara resmi pindah partai dari Demokrat ke PDIP. Pasalnya, surat permohonan resmi Hengky yang dikabarkan bakal bergabung dengan PDIP belum diterima oleh pengurus PDIP.

Penegasan itu disampaikan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/12).  

"Belum ada (surat permohonan) dalam catatan saya belum ada. Nanti akan saya lakukan kroscek," kata Hasto.


"Ketika ada orang yang mau bergabung ke PDIP itu harus mengajukan surat permohonan kepada PDIP untuk menjadi anggota," imbuhnya menegaskan.

Kendati begitu, Hasto menyatakan bahwa pihaknya tetap membuka peluang komunikasi dengan para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, termasuk dengan Hengky Kurniawan.

"Proses dialog juga dilakukan. Ketika dialog dengan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah bukan berarti itu otomatis sebagai rekruitmen, tidak," tandasnya.

Sebelumnya, Hengky Kurniawan dikabarkan pindah gerbong dari Partai Demokrat ke PDIP. Dikabarkan, Hengky yang saat ini menjadi Wakil Bupati Bandung Barat berharap bisa menggantikan Bupati Bandung Barat Aa umbara Sutisna yang juga Ketua DPD Nasdem Bandung Barat.

Wasekjen Partai Dmeokrat, Andi Arief secata terbuka mendoakan Hengky bisa mendapatkan apa yang dijanjikan (Bupati bandung Barat).

"Mudah-mudahan seperti yang dikemukakan saat bertemu di Bandung beberapa waktu lalu, dijanjikan Rieke D Pitaloka (politisi PDIP) akan menjadi Bupati secepatnya karena Bupati saat ini dari Nasdem bermasalah dan kejaksaan bisa membantu," demikian cuitan Andi Arief.

Sebelum menjadi kader Demokrat, Hengki Kurniawan tercatat cukup lama menjadi kader PAN. Bahkan Hengky juga pernah menjadi kader Partai Berkarya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya