Berita

Kepala Peliputan CNN Indonesia TV, Revolusi Riza/Net

Politik

Harus Diakui, Anies Memang Punya Kans Untuk 2024

SELASA, 03 DESEMBER 2019 | 07:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir dalam Reuni Akbar 212 yang digelar di silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (2/12) lalu.

Anies datang dengan mengenakan pakaian dinas, seolah ingin memberi gambaran bahwa dirinya merupakan gubernur bagi seluruh warga di ibukota.

Terlepas dari itu, Anies mendapat pekikan “presiden” saat berada di panggung utama acara yang dibalut dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad itu.


Menanggapi pekikan tersebut, Kepala Peliputan CNN Indonesia TV, Revolusi Riza menegaskan bahwa publik memang harus memberi pengakuan pada reputasi Anies yang memang memiliki peluang tinggi di Pilpres 2024 mendatang.

Sehingga, sambungnya, menjadi sah dan wajar saat ada orang yang menyatakan dukungan dan memekikkan teriakan “presiden”.

“Harus diakui, Anies merupakan kandidat yang cukup punya kans untuk 2024,” tegasnya dalam sebuah diskusi Layar Demkrasi bertajuk “212 dan Panggung Politik Anies”, Senin malam (2/12).

Namun demikian, Revo mengingatkan pada Anies dan pendukungnya bahwa proses menuju 2024 masih panjang dan akan terjadi banyak dinamika.

“Jokowi itu di 2014 muncul last minute,” tekannya mengingatkan.

Senada itu, wartawan senior Tempo, Bambang Harymurti mengurai bahwa Anies memang berpeluang di 2024. Syarat mutlak menuju itu, sambungnya, Anies harus sukses pimpin DKI.

Selain itu, dia mengingatkan bahwa lawan-lawan Anies akan silih berganti melancarkan serangan. Jika bisa dikonversi jadi simpati, Anies akan melambung. Tapi sebaliknya, jika gagal antisipasi, Anies akan prematur.

“Semua orang mengerti ini, pasti lawan-lawannya akan hajar dia,” tutup Bambang.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya