Berita

Enggartiasto Lukita/Net

Politik

Dulu Enggar Impor Ugal-Ugalan, Sekarang Berasnya Busuk Dan Dibuang

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 08:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 20 ribu ton cadangan beras pemerintah bakal dibuang oleh Perum Bulog. Total nilai beras yang dibuang tersebut mencapai Rp 160 miliar. Beras dibuang lantaran usia penyimpanan yang lebih dari 1 tahun.

Pembuangan beras ini dinilai tidak lepas dengan aksi politisi Nasdem Enggartiasto Lukita saat menjadi Menteri Perdagangan.

Enggar kala itu tetap ngotot untuk melakukan impor beras. Padahal, impor dilakukan saat para petani sedang panen raya. Tapi Enggar tidak mengindahkan kritik yang menyebut impor akan membuat Indonesia kelebihan beras dan akan berujung sia-sia karena beras akan busuk.


“Dulu Mendag Enggar, Nasdem impor beras ugal-ugalan. Alasan pun dibuat, untuk penuhi stok beras dan titip di gudang bulog,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule, mengingatkan bahwa masyarakat sudah mewanti-wanti, sebagaimana dikutip dari akun Twitter pribadinya, Senin (2/12).

Kini, sambung Iwan, beras membusuk di gudang Bulog dan tidak mungkin diberikan ke masyarakat. Alhasil, beras-beras itu dibuang. Ini sesuai dengan Permentan 38/2018 tentang Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Diurai dalam aturan itu bahwa beras yang usia penyimpanannya sudah melampaui batas waktu simpan paling sedikit empat bulan atau berpotensi mengalami penurunan mutu, maka beras harus dibuang atau dimusnahkan.

“Sekarang beras busuk dan harus dibuang. Stok beras pun tak terbukti kurang,” kata Iwan Sumule.

“Buang beras busuk sama dengan buang uang negara,” demikian dia mengakhiri.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya