Berita

Survei Parameter Politik Indonesia/RMOL

Politik

Survei: Pendukung Jokowi-Maruf Di Pilpres 2019 Tolak Habib Rizieq Pulang

SABTU, 30 NOVEMBER 2019 | 01:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Beberapa masyarakat di Indonesia tidak setuju dengan kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Hal ini diketahui dari hasil survei Parameter Politik Indonesia. Dari hasil itu diketahui jika penolakan itu dilakukan masyarakat yang memilih pasangan Jokowi-Maruf dan merupakan pendukung partai politik PDI Perjuangan, PSI, dan PKB di Pemilu 2019 silam.

Dari semua partai politik, hanya pendukung tiga partai tersebut yang berpandangan bahwa Habib Rizieq lebih baik tetap berada di Arab Saudi. Adapun, presentasenya yakni PDI-P 27,2 persen, PSI 66,7 persen, dan PKB 27,9 persen.


"Sementara masyarakat yang cenderung menolak pemulangan Habib Rizieq berasal dari pemilih selain Islam, mengaku memilih Jokowi-Maruf, serta mengaku memilih PDIP, PSI serta PKB," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno di kantornya, Jumat (29/11).

Sementara, masyarakat yang memilih partai Golkar, Nasdem, PPP, Perindo, Gerindra, PKS, PAN, Demokrat pada Pemilu 2019 lalu, justru menginginkan Habib Rizieq dipulangkan.

Selain itu, Adi juga mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat yang setuju Habib Rizieq dipulangkan ke Indonesia didominasi oleh para pendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 lalu.

"Dukungan atas pemulangan Habib Rizieq mengalir dari seluruh lapisan usia dan pendidikan serta pendukung Prabowo-Sandi," kata Pengamat Politik dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta ini.

Survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling di 34 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan dalam kurun waktu 5-12 Oktober 2019 dengan 1.000 responden dengan margin of error sebesar ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya