Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Gerindra: Winter Sudah Sejak 2019 Mas Jokowi, Menteri Jangan Gemar Belanja Impor

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 15:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perlambatan ekonomi benar-benar terjadi. Presiden Joko Widodo bahkan tidak menyangka ramalannya pada tahun lalu yang mengutip serial Game of Thrones benar-benar terjadi.

Winter is coming, begitu pesannya saat Annual Meeting IMF-World Bank tahun lalu.

“Saya menyampaikan bahwa akan datang musim dingin, “winter is coming”. Sekarang coming-nya betul-betul ada," ujarnya di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis lalu (28/11).


Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono turut menanggapi pernyataan Jokowi tersebut. Menurutnya, winter is already coming sejak awal 2019 lalu.

Hanya saja, Jokowi tetap jor-joran dalam menggunakan anggaran negara, hingga utang luar negeri bertumpuk. Selain itu, Jokowi juga memaksa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berlari di tengah musim dingin tersebut.

“Sehingga utangnya (BUMN) bertumpuk, impor pangan dan migas juga jor-joran,” tegasnya.

Terlepas dari itu, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu tersebut menghargai kejujuran Jokowi bahwa ekonomi sedang terancam.

Hanya saja, dia minta agar Jokowi berbenah dalam menghadapi perlambatan ekonomi global. Salah satunya dengan menjalin komando dan kerja keras dengan para menteri. Termasuk meminta para menteri untuk berhenti melakukan impor.

“Segera juga Mas Jokowi bikin tim task force untuk mengubah musim winter yang menyerang Indonesia menjadi musim semi,” tegasnya.  

“Kalau enggak bisa pada beku semua perputaran uang di pasar modal dan pasar traditional, alias krisis moneter,” tutup Arief.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya