Berita

Ilustrasi Ahok/RMOL Network

Politik

Ahok Bisa Tumbangkan Mafia Migas Dalam Seminggu, Asal …

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 09:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan menggelitik disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ilham Bintang dalam Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (27/11).

Acara diskusi yang disiarkan TV One ini mengangkat tema “Bisakah Ahok Membasmi Mafia Migas?”.

Saat diberi kesempatan berbicara, Ilham langsung memberi jawaban atas tema tersebut. Dengan tegas dia mengutarakan keyakinannya bahwa Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina bisa membasmi mafia migas.


Bahkan, Ilham yakin mantan narapidana penistaan agama itu tidak butuh waktu lama.

“Bisa (membasmi migas). Dikasih seminggu juga bisa. Dengan catatan,” tegasnya dengan nada menggantung di akhir.

Ilham kemudian meneruskan catatannya, yaitu jika mafia migas mau bekerja sama dengan Ahok.

“Dengan catatan mafianya mau bekerja sama menyerahkan diri,” sambung Ilham Bintang disambut tawa peserta diskusi.

Dia kemudian mengurai bahwa sepengetahuannya, mafia hanya bisa ditumbangkan oleh sesama mafia. Begitu juga dalam kasus migas.

Ilham lantas menyinggung apakah Ahok dipilih karena alasan sebagai mafia yang diutus untuk memberantas mafia.

“Saya nggak tahu apakah ahok juga mafia, saya nggak tahu,” tekannya.

Namun satu yang pasti, mantan gubernur DKI Jakarta itu, katanya, tidak mungkin dipilih karena kompetensi. Hal ini sejalan dengan apa yang pernah diucap Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga.

“Kalau disebutkan Arya kompetensinya (Ahok) nggak ada di migas,” tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya