Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Kalau Semua Dibuat Wamen Dan Stafsus Itu Pemborosan

SELASA, 26 NOVEMBER 2019 | 14:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jumlah Staf Khusus Presiden Joko Widodo yang mencapai 13 orang dinilai berlebihan. Pasalnya, secara perangkat kerja, presiden tidak terlalu membutuhkan staf yang banyak.

Begitu terang Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon saat ditemui di Gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (26/11).

“Perangkatnya itu harusnya yang utama adalah Sekretariat Negara (Sekneg) di bawah Kemensesneg. Itulah perangkat presiden yang paling utama, tapi di pemerintahan sekarang banyak sekali duplikasinya,” ujar mantan wakil ketua DPR itu.


Lebih lanjut, Fadli menyebut bahwa kehadiran belasan stafsus bertolak belakang dengan komitmen Jokowi yang koar-koar menjunjung tinggi efisiensi kelembagaan.

Pasalnya, yang terjadi justru sebaliknya. Muncul jabatan-jabatan yang sebenarnya tidak perlu. Selain stafsus, juga soal jabatan wakil menteri.

“Tetapi kalau yang semuanya dijadikan wakil menteri, ya itu namanya bukan efisiensi itu namanya pemborosan dan pemborosan itu pasti tidak efektif, termasuk di dalam pengembilan keputusan juga tidak efektif,” tegasnya. (02han)

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya