Berita

Ahok/Net

Politik

Gerindra: Pak Erick, Publik Khawatir Karena Sudah Lihat Kerja Ahok Jadi Gubernur

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 16:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah resmi diangkat sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) pada Senin (25/11).

Pengangkatan tetap dilakukan sekalipun gelombang penolakan terhadap Ahok masih menyeruak. Penolakan turut muncul dari serikat pekerja Pertamina.

Menteri BUMN Erick Thohir sempat meminta rakyat juga serikat pekerja untuk tidak berburuk sangka terhadap Ahok sebelum melihat langsung hasil kerja mantan narapidana penistaan agama itu.


"Saya rasa kan kalau pro kontra tidak hanya Pak Basuki. Mungkin saya sendiri ada pro kontra. Pak Chandra (calon Komut BTN) juga ada pro kontra. Yang penting kan begini, kasih kesempatan kita bekerja, dan lihat hasilnya," kata dia di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Jumat (22/11) lalu.

Ketua DPP Partai Gerindra bereaksi atas pernyataan Erick Thohir tersebut. Dia mempertanyakan sikap Erick yang seolah yakin Ahok mampu bekerja baik. Padahal di satu sisi tidak ada referensi yang menyebut Ahok bisa bekerja baik di BUMN.

“Pak Erick Thohir apa sudah lihat dan tahu hasil kerja Ahok di BUMN?” tanyanya dalam akun Twitter pribadi, Senin (25/11).

Sementara itu, rakyat pantas khawatir dengan penunjukan Ahok, mengingat perangai Ahok yang kasar pada rakyat selama memimpin DKI. Belum lagi sejumlah kasus dugaan korupsi yang terindikasi melibatkan Ahok, seperti pembelian lahan RS Sumber Waras dan Cengkareng.

“Publik berpendapat dan khawatir, karena sudah lihat kerja Ahok ketika jadi gubernur kelola BUMD,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya