Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Wakil Ketua MPR Tolak Wacana Pembubaran BNN

MINGGU, 24 NOVEMBER 2019 | 07:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dengan tegas menolak wacana pembubaran Badan Narkotika Nasional (BNN) diteruskan.

Menurutnya, wacana tersebut bertolak belakang dengan apa yang sedang gencar dilakukan pemerintah.

“Saya tak setuju wacana pembubaran BNN,” tegas wakil ketua Majelis Syuro PKS itu dalam akun Twitternya, Minggu (24/11).


Menurutnya, peredaran narkoba di Indonesia masih sangat banyak sekalipun sudah ada BNN. Namun demikian, itu bukan alasan badan yang mengurus pemberantasan narkoba itu harus dihilangkan. Sebab, peredaran narkoba di tanah air dipastikan akan lebih banyak dan meluas tanpa BNN.

 â€œAda BNN lembaga yang spesifik saja Indonesia darurat narkoba, apalagi kalau bubar & digantikn oleh lembaga umum seperti kepolisian? Penguatan BNN=Yes. Pembubaran BNN=No!” tegasnya.

Wacana ini sempat menyeruak saat Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja dengan BNN pada Kamis (21/11). Adalah anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan yang memunculkan wacana itu.

Mulanya, Masinton mempertanyakan terobosan yang minim dari BNN. Sebab, berulangkali pihak BNN menyebut sudah melakukan deteksi dini dalam mencegah barang haram masuk. Tapi kenyataanya, narkoba masih masuk ke tanah air dalam jumlah yang tidak sedikit.

"Kalau tidak ada terobosan, saya minta BNN dievaluasi, dibubarkan saja. Dilebur saja sama kepolisian kalau enggak," ujar Masinton.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya