Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Menhan Prabowo Ingin Prajurit Sejahtera Dan Alutsista Layak

MINGGU, 24 NOVEMBER 2019 | 07:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah memiliki kerangka besar dalam memimpin Kementerian besar. Ketua Umum Partai Gerindta itu memulai peta kerja dengan menelusuri kekuatan komponen utama pertahanan Indonesia, mulai dari sumber daya manusia (SDM) prajurit dan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Begitu terang Staf Khusus Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam akun Twitter pribadinya, Minggu (24/11). Kata Dahnil, knti dari perjuangan Prabowo dari Kemhan ada dua.

“Beliau ingin prajurit lebih sejahtera dan alutsista kita layak bagi pertahanan Indonesia,” urainya.


Menurutnya, jalan menuju alutsista yang layak ditempuh dengan jalan semaksimal mungkin mengurangi impor, dengan melakukan substitusi impor khusus alutsista yang bisa diproduksi oleh industri pertahanan dalam negeri. Maka, mendukung penuh pengembangan industri pertahanan dalam negeri menjadi komitmen.

Menteri Pertahanan Prabowo, kata mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu adalah menteri yang sejak awal duduk sebagai Menhan telah hafal sudut-sudut masalah pertahanan Indonesia.

“Secara teknis beliau paham teknologi persenjataan, radar, kapal, pesawat tempur, mulai dari kualitasnya sampai satuan harganya,” tegasnya.

Atas alasan itu, Menhan Prabowo mendedikasikan diri untuk memastikan TNI tidak sekadar memenuhi Minimum Essential Force (MEF).

“Proses modernisasi persenjataan harus diakselerasi. TNI yang sudah kuat harus lebih kuat,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya