Berita

Sabam Sirait/Net

Politik

Sabam: Sangat Penting Bangun Manusia Indonesia Yang Pancasilais

MINGGU, 24 NOVEMBER 2019 | 06:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian terkait dengan kebijakan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah serta pemerintahan daerah dan DPD RI mendapat apresiasi dari senator yang berada di Komite I DPD RI.

Anggota Komite I DPD RI, Sabam Sirait, mendukung kebijakan prioritas pemerintah, dalam hal pembangunan SDM unggul, penyederhanaan regulasi dan birokrasi, serta transformasi ekonomi berbasis manufaktur dan jasa modern tanpa mengorbankan kearifan lokal.

"Membangun manusia Indonesia yang unggul, Pancasilais serta mencintai negerinya dengan tulus, itu penting sekali," kata Sabam, yang merupakan senator dari daerah pemilihan DKI Jakarta kepada redaksi, Minggu (24/11).


Sabam juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi di Indonesia harus merata. Sehingga semua rakyat Indonesia benar-benar merasakan keadilan.

"Jangan bedakan orang Aceh dengan Papua atau dengan Bali. Indonesia tanpa Papua, bukan Indonesia. Tanpa Aceh, juga bukan Indonesia. Juga bila tak ada Bali, bukan Indonesia," ungkap Sabam, yang telah berpolitik sejak zaman Presiden Soekarno.

Mantan anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) ini mendukung Pansus Papua DPD RI sebagai bentuk perhatian terhadap penerapan Otonomi Khusus di Papua dan Papua Barat dalam rangka menjaga keutuhan dan integrasi Papua dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Harus juga ada implementasi yang benar terkait dengan kebijakan Otonomi Khusus di Provinsi Aceh," jelas Sabam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya