Berita

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin/Net

Politik

Gerindra: Budi Gunadi Dipasang Biar Ahok Nggak Ulangi Kasus Sumber Waras

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 21:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pasti ada maksud di balik penunjukan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komisaris Pertamina mendampingi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang didapuk sebagai Komisaris Utama.

Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule mencoba menerka maksud dari Menteri BUMN Erick Thohir tersebut.

Dia yakin Budi Gunadi ditunjuk untuk berjaga-jaga atau membackup Ahok, yang menurutnya tidak mengerti mengenai masalah energi dan manajemen perusahaan.


Jika benar demikian, maka Ahok tidak ubahnya sebatas pajangan yang berharga mahal dan membuat keuangan negara menjadi boros.

“Ahok nambah-nambah biaya doang dan potensi bermasalah. Ahok jadi pengangguran yang mahal,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (22/11).

Budi Gunadi sebagai mantan Dirut Mandiri sudah barang tentu paham mengenai dunia perbankan. Iwan Sumule yakin Budi dipasang untuk mengantisipasi kebiasaan Ahok saat menjadi gubernur DKI Jakarta yang melakukan transaksi bank di luar kewajaran.

“Seperti ketika adanya transfer uang pembelian lahan RS Sumber Waras yang dilakukan di hari libur, tanggal 31 Desember, berdasarkan hasil audit investigasi BPK,” tegasnya.

Kasus itu memang mandek dan tidak mengorek lebih jauh Ahok setelah KPK beralasan tidak menemukan niat jahat dari Ahok. Padahal audit BPK menyebut bahwa pembelian lahan RS Sumber Waras telah menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 173 miliar.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya